The Basic Principles Of belajar

Wiki Article

Perubahan perilaku yang terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan. Begitu juga dengan hasil-hasilnya, individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan, misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat, dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar.

Bahwa orang cenderung menata bidang pengamatannya dalam bentuk yang sederhana, penampilan reguler dan cenderung membentuk keseluruhan yang baik berdasarkan susunan simetris dan keteraturan.

Kecakapan individu untuk melakukan pengendalian dan pengelolaan keseluruhan aktivitasnya. Dalam konteks proses pembelajaran, strategi kognitif yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara–cara berfikir agar terjadi aktivitas yang efektif.

Hal ini terjadi karena ia telah membangun pengalaman dan mencapai kompetensi sadar dalam kegiatan selama beberapa tahun. Dia tahu apa yang dia lakukan, dan dia juga tahu apa yang dia tidak bisa lakukan. Untuk seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman, apa yang tampak berisiko.Dikutip dari :

Bower berpendapat bahwa arti belajar adalah ditunjukkan oleh perubahan yang relatif tetap dalam perilaku yang terjadi karena adanya latihan dan pengalaman-pengalaman. Belajar adalah suatu proses kognitif.

Peserta didik harus dapat dibantu untuk memahami kekuatan dan kelemahan dirinya serta pemenuhan kebutuhan belajar maupun bimbingan yang berbeda dengan siswa-siswa yang lain.

Jika anda mempunyai banyak komitmen semasa anda menjadi belajar pelajar ataupun mahasiswa, anda kemungkinan mempunyai banyak benda untuk fikirkan. Ini boleh mengganggu tumpuan anda semasa belajar.

Definisi belajar menurut Slavin merupakan sebuah proses perolehan kemampuan yang berasal dari pengalaman.

Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

Saat kamu menjelaskan materi tersebut, maka kemungkinan akan ada beberapa hal yang terlewat. Namun justru dengan hal itulah kamu bisa menjadikannya patokan untuk mengulang kembali materi-materi yang sempat terlewat dengan mempelajarinya lagi.

Siswa yang belajar sungguh-sungguh akan mendapat nilai yang baik dalam ulangan. Nilai yang baik itu mendorong anak untuk belajar lebih giat lagi. Nilai yang baik dapat merupakan Operant Conditioning atau penguatan positif. Sebaliknya, anak yang mendapat nilai yang jelek pada waktu ulangan akan merasa takut tidak naik kelas, karena takut tidak naik kelas ia terdorong untuk belajar yang lebih giat. Di sini nilai jelek dan takut tidak naik kelas juga bisa mendorong anak untuk belajar lebih giat, inilah yang disebut penguatan negatif. Memberi penguatan (reinforcement) merupakan tindakan atau respon terhadap suatu bentuk perilaku yang dapat mendorong munculnya peningkatan kualitas tingkah laku pada waktu yang lain. Sumantri dan Permana (1999 : 274) mengemukakan secara khusus beberapa tujuan dari pemberian penguatan, yaitu: a. Membangkitkan motivasi belajar peserta didik.

Dari percobaan ini, menghasilkan konsep bahwa tingkah laku tertentu dapat dibentuk, dipelajari melalui latihan yang direncanakan. Dari eksperimen yang dilakukan Pavlov tersebut menghasilkan hukum-hukum belajar, diantaranya :

Ketika kita melakukannya, kita berpikir secara sadar tentang bagaimana melakukannya. Pada tahap ini, reaksi kita jauh lebih lambat dibandingkan reaksi dari para ahli.

Memulai dan mengakhiri sebuah aktifitas baiknya dengan berdoa karena dengan kita berdoa maka hati dan fikiran kita akan tenang sehingga terciptanya suasana belajar yang nyaman.

Report this wiki page